Nyontreng Pilpres

Hari ini, hari besar. Waktunya rakyat Indonesia untuk memilih presidennya. Gue bersemangat sekali hari ini!

Rencananya gue mau berangkat ke TPS jam 8 pagi. Tapi sangking asiknya menonton persiapan nyontreng dibeberapa TPS di televisi, gue sedikit kelupaan buat mandi. Setelah mengecek perlengkapan (formulir C-4), langsung gue berangkat ke TPS.

Yup, TPS 15 adalah TPS tempat gue nyontreng. Lokasinya nggak jauh dari rumah gue. Tadi gue jalan kaki cuma memakan waktu 10 menit saja. Lokasi TPS ini sedikit berbeda dengan TPS tempat gue menyontreng ketika pileg kemarin. Sedikit lebih jauh.

More

Kampanye Pilpres

Ada 3 kampanye pilpres yang (rencananya) diadakan di stadion Gelora Bung Karno. Tapi capres-cawapres nomor urut 3 yaitu JK-Wiranto membatalkan kampanye disana.

Dari ketiga kampanye, semuanya gue hadir. Btw, gue bukan pendukung bayaran lho.

Hari pertama, Megawati-Prabowo

Tadinya gue kira acara kampanye Megawati-Prabowo bakal berlangsung seru seperti kampanye PDIP di GBK sebelumnya. Karena partainya Megawati ini memiliki pendukung fanatik yang seringkali suka membuat hal-hal yang aneh-aneh. Seperti mencukur rambut dengan model yang “nyeleneh” atau mengecat seluruh tubuh mereka.

Tapi ternyata acaranya cenderung garink. Nggak ketemu pendukung-pendukung tersebut. Masuk ke lapangan pun nggak boleh karena dari yang gue dengar, tim kampanyenya Megawati-Prabowo sudah diwanti-wanti oleh pengelola stadion supaya pendukung mereka tidak menginjak rumput stadion.

Jadi yang hadir disana nggak bisa melihat Megawati-Prabowo dan hiburan musik dari dekat. Walaupun ada layar raksasa, tetap saja kurang asik.

More

Tugas Mencontreng Selesai

Tadi pagi, walaupun masih rada mengantuk karena semalam sehabis nonton liga champion, tetap semangat buat mencontreng.

Surat undangan (Formulir C4)

Gue berangkat bareng adek gue dan bokap. Bokap juga tadi ngasih surat undangan (formulir C4) yang merupakan bukti sah untuk bisa mencontreng.

More

Seputar Pencontrengan Pemilu 2009

[Sebenernya sedang nggak niat ngeblog, tapi gara-gara dengerin album Garbage (Version 2.0), jadi semangat!]

Sudah lama mau nulis artikel ini, tapi bingung mau dikasih judul apa. Somehow, tiba-tiba saja barusan langsung dapat judul yang kayaknya pas. Oke, sekarang lanjut.

- Jadwal pemilu

Banyak juga yang ternyata nggak tahu jadwal pemilu. Bisa jadi bakalan banyak yang nggak milih nih nanti. FYI, pemilu 2009 itu nanti akan diadakan hari Kamis, tanggal 9 April 2009. Jangan lupa yah.

- Kartu pemilih

Nah, di pemilu tahun ini, nggak ada kartu pemilih lagi. Jadi nanti pas hari H-nya, yang menjadi bukti diri adalah KTP. Dan sebelum pencontrengan alias H-1, pemilih akan mendapat surat undangan.

- DPT (Daftar Pemilih Tetap)

Kalau mau ngecek apakah sudah terdaftar menjadi pemilih, datang saja ke kelurahan. Seandainya namanya tidak tercantum, hehe sayang sekali, berarti nggak bisa ikut Pileg (Pemilihan Calon Legislatif). Karena terakhir pendaftaran itu (kalau nggak salah) bulan Oktober 2008.

Tapi tenang, untuk Pilpres (Pemilihan Presiden), masih bisa ikut. Makanya segera diurus.

- Kertas suara

Khusus di daerah Jakarta, nanti pas pemilihan, akan mendapatkan 3 buah kertas suara yaitu untuk DPR, DPRD Provinsi dan DPD. Sedangkan selain Jakarta akan mendapatkan 4 buah. Satu tambahan lagi itu adalah untuk DPRD Kabupaten (kalau nggak salah :p ).

Dah ah, untuk sementara itu dulu. Kalau ada yang baru, nanti gue update lagi.

Cara Memilih di Pemilu 2009

Sudah tahu cara memilih di pemilu 2009 nanti?

Ya tahu lah, dicoblos kan!

Hehe… salah! Yang benar adalah DICONTRENG!
(Semalam nonton Seputar Indonesia, ternyata DISILANG juga boleh)

Ternyata gue baru sadar, masih banyak yang belum tahu cara memilih di pemilu nanti. Banyak masyarakat yang ditanya oleh reporter stasiun televisi yang masih nggak tahu atau salah dalam melakukan pemilihan. Sekalian mengingatkan dan membantu pemerintah (sok banget), gue posting caranya di blog ini.

Yang pasti, di pemilu kali ini, cara memilihnya tidak lagi dengan MENCOBLOS tetapi sekarang dengan MENCONTRENG. Trus PILIH SALAH SATU yang harus dicontreng, yaitu:

1. Contreng Nama Caleg saja, atau

2. Contreng Nomor Caleg saja, atau

3. Contreng Nama Partai saja

Golput? Not My Style

Segar! Habis mandi nih. Rasanya jadi pengen nge-blog. Kali ini kayaknya pengen ngomongin hal yang rada serius. Biar kelihatan rada dikit pinter. Keliatan doang, hehehe.

Semakin mendekati pemilu kok gue semakin banyak mendengar orang yang nggak mau nyoblos ya, alias Golput (Golongan Putih). Mulai dari teman sekitar sampai lihat di beberapa forum. Alasannya ada berbagai macam.

Mungkin makanya ini yang membuat banyak peserta pemilu yang khawatir dengan hal ini. Sampai-sampai ada yang mengutarakan tentang fatwa haram untuk golput.

Tapi buat gue sendiri sih, gak akan golput. Ada 3 hal yang menjadi pertimbangan gue tidak akan golput, yaitu:

  1. Pemilu menggunakan uang rakyat yang besar. Sayang banget kan uang yang digunakan itu terbuang dengan percuma karena tidak digunakan. Dari yang gue baca, dana yang harus dikeluarkan untuk penyelenggaraan pemilu 2009 nanti adalah sebesar Rp. 6,67 Triliun! Apa kita sudah kaya sehingga uang sebanyak itu tidak dimanfaatkan dengan baik?
  2. Kertas suara tidak digunakan, bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk berbuat curang. Bisa saja kan ini terjadi. Seandainya nanti kita nggak datang ke TPS buat memilih, siapa tahu ada yang berpura-pura menjadi kita dan mencoblos partai tertentu yang bukan merupakan pilihan kita.
  3. Keajaiban harus diusahakan! Dari yang gue dengar alasan orang yang memilih golput karena mereka kecewa dengan partai dan pemerintah. Tapi, dengan golput apa yang akan terjadi? Apa keadaan menjadi lebih baik? Dengan memilih kan kita bisa menentukan orang yang benar-benar bagus. Ingat kita memilih orang, bukan partai. Dan pilihannya sangat banyak. Jadi masak sih nggak ada yang baik satupun. Gue yakin ada. Trus apa dengan memilih keadaan akan menjadi lebih baik? Bisa iya, bisa juga tidak. Tetapi yang pasti, dengan memilih, kita memiliki peluang untuk lebih baik. Sedangkan dengan golput, ya peluang itu adalah NOL.

Jadi kesimpulannya, let’s vote! Do something is better than not do something. Yeah!