Menunggu Kereta Berangkat

Menunggu

Pulang dari jalan-jalan ke BSD naik kereta ekonomi Ciujung. Tapi sampai stasiun terlalu cepat. Jadi harus menunggu kereta berangkat. Nggak terlalu lama sih. Paling sekitar setengah jam. Tapi itu sudah cukup membuat gue bingung. Bingung mau ngapain.

Mau tidur, tapi nggak ngantuk. Mau menghayal, tapi nggak mood. Sebenarnya paling enak mendengarkan musik, tapi nggak punya mp3 player. Akhirnya jepret saja orang yang ada di depan gue. hehe..

Bandung Undercover: Parahyangan

Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

Huehue… judulnya aneh banget. “Menjurus-jurus” gitu. Maaf yaw. Sebenarnya sih isinya cuman menceritakan perjalanan gue ke Bandung tanggal 31 Desember 2008 kemarin. Perjalanan ke Bandung pertama kali sejak lulus kuliah di Unpad. Eh sebenarnya sih nggak yang pertama kali sih. Beberapa kali pernah juga ke Bandung, tapi waktu itu nggak sendirian. Dan itupun, beberapa kali ke Bandung karena ada acara keluarga. Jadi cuma bisa ngeliat tempat-tempat yang punya memori buat gue, dari dalam kaca mobil. huhuhu.

Ya udah, cukup prologue-nya. Jadi, hari Rabu kemarin (31/12/200 gue ke Bandung. Karena takut di tol Cipularang macet dan juga sudah lama nggak naik kereta api, gue memutuskan pergi kesana naik kereta api Parahyangan yang jam 08.30. Karena keretanya berangkat jam segitu, otomatis gue berangkat harus pagi-pagi. Untungnya pagi itu cuacanya cerah. Sedikit mendung tapi nggak ada tanda-tanda mau hujan. Gue suka cuaca kayak gini! Apalagi bonyok juga ada rencana mau ke Pasar Mayestik. Klop banget. Jadi gue bisa didrop di Al-Azhar Pusat. Terus nyambung naik Busway ke Gambir.

More

Kehabisan Tiket Kereta Api

Oh Crap! All seats are booked.

Tadi sore gue mau pesen tiket kereta api Parahyangan di Stasiun Tanah Abang. Dan ternyata kata petugasnya, tiket sudah habis! Dan katanya lagi, coba aja beli pas mau berangkat ke Bandung. Walah, bisa nggak dapet tempat duduk nih kalo belinya pas di hari H. Walaupun sebenernya dulu sewaktu jaman masih kuliah sudah biasa sih berdiri (duduk di lantai).

Tapi besok gue coba ke Gambir ah. Sapa tahu ada. Soalnya tadi penjelasan dari petugasnya rada-rada nggak jelas. Ya sekalian jalan-jalan menikmati jalanan yang sepi.