Sebelum Kembali Diet

Sudah beberapa minggu ini diet gue terbengkalai. Pola makan kacau. Begitu juga dengan olahraga yang angin-anginan. Jadi nggak heran kalau berat gue naik sekilo.

Besok gue berencana untuk kembali diet. Tapi sementara ini, gue menghabiskan es krim Conello yang ada di kulkas. Biar besok nggak mengganggu program dietnya. Sekalian dipuas-puasin lah. He he.

Ada Juga Yang Sadar, Akhirnya

Barusan gue berkunjung ke rumah saudara gue yang ada di Serpong. Ada surat yang harus diantar kesana. Males sebenarnya. Ngantuk. Tapi kayaknya penting. Jadi ya harus kesana deh.

Sesudah sampai disana, duduk-duduk sebentar sambil makan kue. Cuma satu biji. Terus saudara gue keluar. Pertama-tama nggak ada komentar apa-apa dari dia. Eh pas ngobrol-ngobrol, dia nyeletuk, “lho abang (panggilan gue) kok kurusan?”.

Wah, komentar yang terduga. Komentar yang gue tunggu-tunggu selama ini. Akhirnya ada juga yang berkomentar.

Abis itu gue jawab saja, “iya, abis sedot lemak”. Hi hi hi. Pengen bilang diet. Tapi saat itu lagi rame. Pasti kalau gue bilang lagi diet, jadi bahan pembicaraan. Jadi ya gue jawab saja dengan becanda.

Ah… sekarang gue mau menikmati dulu momen ini.

Setengah Perjalanan Terlewati

Barusan gue menimbang berat badan. Ternyata berat gue turun lagi. Kepala angka berat gue sebentar lagi berubah! Senangnya. Ha ha ha ha….

Berarti sudah setengah perjalanan terlewati. Sejauh ini gue sudah berhasil menurunkan berat sebesar 5 kg. Jadi tinggal 5 kg lagi berat yang harus gue lenyapkan. Mudah-mudahan bisa tercapai di akhir bulan Februari ini. Amin!

Sempat nggak mengira bisa tercapai. Karena beberapa hari ini gue sakit. Sekarang juga masih terasa sakit. Tapi sudah mendingan. Berhubung sakit, gue makannya kembali banyak. Ya nggak banyak-banyak amat sih. Apalagi dibanding sebelum diet. Untungnya, berat gue masih bisa turun.

Btw, target turun 10 kg hanya target sementara saja lho. Sebenarnya kalau target turun 10 kg ini tercapai, gue rencananya pengen bisa turun lagi, setidaknya berat gue sama dengan berat sewaktu jaman gue SMU dulu. Yang berarti gue harus menurunkan berat 10 kg lagi (jadi totalnya 20 kg).

Alasan gue pengen turun 10 kg dulu adalah biar gue bisa berenang. Lho maksudnya?

Dengan turun 10 kg, setidaknya gue nggak terlalu gendut. Rasanya memalukan banget dengan badan yang berlemak ini berenang di tempat umum. Ah.. gue sampai nggak berani membayangkannya. Serem…

Pokoknya kalau nanti target awal tercapai, gue bakal berenang secara rutin, olahraga lainnya rutin (sit up, push up, jalan kaki) dan diet ketat. Pokoknya yang kenal sama gue, bakal pangling nantinya. Hua hua hua *lagi menghayal*

Sial, pas gue lagi nulis blog ini, eh nyokap bawa makanan, mie goreng, kwetiaw dan nasi goreng. Argggg, cobaan…

Sakit Karena Diet?

Hidung meler terus. Kepala pusing. Demam. Batuk. Pokoknya jadi satu lah semuanya. Gue sudah merasakannya dari kemarin sih sebenarnya. Tapi gue bandel hari ini. Gue tetap keukeuh olahraga plus diet. Akhirnya tambah parah deh.

Tadi pas pulang dari Taman Suropati, gue juga kayaknya kena darah rendah. Tangan dan kaki gue gemetaran. Trus keluar keringat dingin. Untungnya pas sampai di rumah, ada yang pesen Pizza Hut. Langsung gue santap 2 potong. Satu saja sudah kenyang. Tapi gue masih gemetaran, ya gue makan satu lagi. Trus gue minum Panadol. Abis itu minum vitamin C.

Untuk sehari ini gue lupakan diet dah. Soalnya benar-benar lemas sekarang. Di samping gue juga ada Teh Panas, lebih tepatnya mendidih.  Jadi untuk sementara belum gue minum.

Sekarang demam dan pusingnya sudah berkurang. Hidung doang yang masih meler terus.

Celana Jadul Muat!

Sebenarnya beberapa hari ini rada membuat gue bete. Soalnya beberapa kali gue nggak bisa menahan nafsu gue buat nggak ngemil atau makan. Kalau begini, kapan bisa mendengar orang ngomong ke gue, “wah elo kurusan ya, wek”. Hu hu hu.

Tapi hari ini bikin gue senang banget. Soalnya tadi gue pakai celana panjang jadul yang seharusnya sudah nggak bisa dipakai karena nggak muat. Berhubung celana gue sedang dijemur, gue iseng coba celana ini. Ternyata MUAT lagi lho! Senangnya.

Begini toh rasanya bisa memakai lagi celana/baju lama yang sudah nggak muat. Dulu sempet heran melihat teman gue ada yang sampai heboh.

Walaupun begitu, diet harus makin semangat. Perjalanan masih jauh. Celana memang bisa dipakai tapi itu dalam kondisi berdiri. Kalau duduk, OMG, sesak!

Nggak apa-apa. Yang penting celana bisa dipakai lagi. Berarti gue memang kurusan. Yang artinya diet berhasil. Untuk sementara, gue menikmati keadaan ini. He he he.

Habis Makan Mie Pangsit

Pas tadi gue sampai dirumah, nyokap menawarkan mie pangsit+bakso ke gue. Pengen banget rasanya nolak. Tapi nggak kuasa soalnya perut gue super keroncongan. Barusan saja gue menghabiskan satu mangkuk mie pangsit. Hik hik hik.

Duh padahal bentar lagi berat gue sudah mau berubah kepala angkanya. Berarti gue harus memperbanyak lagi olahraganya biar tambahan mie pangsit nggak mengendap jadi lemak.

Memang susah kalau diet nggak bilang-bilang. Makanan datang terus.

Previous Older Entries