UBUNTU TWEAK

Selama gue menggunakan Linux (Ubuntu), ada 3 masalah yang belum bisa gue selesaikan. Masalah kecil tapi lumayan mengganggu.

  • Low disc space
  • Banyak kernel usang
  • Pencahayaan layar LCD yang selalu terlalu terang

Sampai akhirnya gue mengetahui tentang aplikasi yang bernama Ubuntu Tweak.

Untuk mengatasi low disc space, perlu melakukan bersih-bersih file sampah. Caranya pertama kali adalah menjalankan Ubuntu Tweaker. Kemudian klik “Package Cleaner” yang terletak dijendela sebelah kiri. Nanti dijendela sebelah kanan akan terlihat menu seperti gambar dibawah ini.

More

REKAM RUSH HOUR VIA TERMINAL

Kemarin iseng merekam acara radio The Rush Hour Show tapi nggak pakai tv tuner. Gue merekam secara streaming dengan menggunakan aplikasi Streamripper yang gue install di Ubuntu.

Berhubung rada-rada garink tampilannya, gue memilih menggunakan Streamripper melalui Terminal. Yang artinya semua perintah harus gue ketik. Nggak susah. Tapi gue nggak bisa mendengarkan siaran sambil merekam. Solusinya gue mendengarkan menggunakan radio biasa.

Masalah lain muncul. Ternyata siaran streaming lebih lambat dari siaran sebenarnya. Jadi rada-rada kacau hasilnya. Pengen gue edit, tapi males. Jadi ya harap maklum rekaman episode “Dov Simens” nggak begitu bagus.

Ubuntu dan Evolution

Kemarin gue menginstall Linux di laptop bokap. Linux yang gue install adalah Ubuntu. Gue putuskan buat menginstall linux soalnya males banget berulang kali ngurusin virus, virus dan virus.

ubuntu-logo1

Cuma perlu 30 menit, mungkin kurang, waktu yang dibutuhkan untuk memasang Linux di laptop bokap. Nggak perlu install driver, nggak perlu install berbagai aplikasi-aplikasi (office productivity, browser dan sebagainya).

Sayangnya pas gue mau mengatur email client, bokap lupa password emailnya. Dan akhirnya baru tadi ketemu password-nya.

Evolution

Setelah ketemu password-nya, langsung saja tadi gue melakukan pengaturan email client. Email client yang dipakai adalah Evolution. Nggak ada alasan penting. Gue pakai itu soalnya sudah disediain sama Ubuntu.

Beda dengan Thunderbird, pengaturan email buat Gmail di Evolution, tadi sedikit membuat gue bingung. Soalnya nggak ada pilihan untuk mengatur port POP dan SMTP.

Ternyata gue baru tahu, port POP dan SMPT kudu dimasukin secara manual. Jadi port-nya itu dimasukkan disebelah alamat email. Begini caranya:

port POP
alamat_email@gmail.com:995

port SMTP
alamat_email@gmail.com:465

Selesai deh. Tadi bokap sudah bisa email-emailan lagi tanpa perlu takut kena virus.

Intrepid Ibex Disco!

Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex

Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex

Kemaren gue baru terima kiriman CD Ubuntu. Setelah nunggu-nunggu sekitar sebulan yang lalu. Gratis (walaupun kudu bayar ke Pak Pos sebesar Rp. 2500). Akhirnya baru sempet buat nginstall hari ini.

Sebenernya gue nggak terlalu bernafsu buat install Ubuntu (lagi). Ada satu hal yang bikin males, yaitu masalah driver. Di Ubuntu yang sebelumnya, ada beberapa komponen laptop gue, Acer 3684 NWXCi yang nggak langsung ke detect. Seperti sound, wifi, modem 3G OPTION dan modem dialup. Duh jadi males kalo harus di install secara manual.

Eh pas gue selesai install Ubuntu yang terbaru, Ubuntu 8.10 dengan codename Intrepid Ibex, langsung teriak “WAH!!!”. Ternyata laptop gue langsung ke luar suaranya. Dan yang bikin gue terkaget-kaget adalah modem 3G PCMCIA merk OPTION langsung terdetect. Dan ketika masuk desktop pertama kali, langsung disuguhi popup yang menanyakan settingan parameter Telkomsel Flash gue! Ruar biasa! O iya, kalo wifi dan modem dialupnya belum gue cek, terdetect juga atau nggak. Soalnya terlampau seneng bisa ngenet pake Telkomsel Flash (di Ubuntu) dan langsung ngisi blog.

Sekali lagi, Intrepid Ibex disco! null

Jualan Repository Ubuntu

UbuntuBuat yang kesulitan buat ngedownload repository Ubuntu karena fakir bandwidth, kenapa nggak elo pesen DVD repository-nya aja ama gue. Semuanya udah lengkap. Tinggal elo pilih aja mau yang versi Dapper Drake atau Feisty Fawn.

Harganya juga murah. Kalo Repo Ubuntu Feisty Fawn cuman Rp. 36.000 (4 DVD). Sedangkan Repo Ubuntu Dapper Drake hanya Rp. 24.000 (3 DVD). Itu belum termasuk ongkos kirim. Ongkos kirim tiap daerah beda-beda. Kalo masih daerah Jabodetabek, ongkir-nya sekitar Rp. 5.500.

Ini link-nya Repository Ubuntu

Menghilangkan Bunyi Aneh Ketika Shutdown

Ketika masih pake satu OS doang di laptop gue yaitu Ubuntu, gue nggak merasakan ada keganjilan dengan shutdown-nya Ubuntu Feisty. Semuanya terasa normal-normal saja. Tapi ketika gue meng-install Windows XP, baru sadar ada yang salah dengan Ubuntu.

Jadi ketika memakai Windows, sewaktu shutdown, tidak terdengar suara apa-apa. So Quiet. Tapi sewaktu gue mau shutdown Ubuntu, ada suara “Kleq”. Suaranya itu seperti ketika komputer dimatikan secara mendadak, tidak melalui proses shutdown. Wah, gue berpikir bisa rusak harddisk kalau begini terus.

Akhirnya ketemu juga pemecahannya dari YK di milis id-ubuntu. Begini caranya:

Simply write a file at “/etc/rc0.d/S00hdd-shutdown-workaround” which includes this two lines:
#!/bin/sh
echo 1 > /sys/class/scsi_disk/0\:0\:0\:0/stop_on_shutdown

If you have more than one directory at “/sys/class/scsi_disk/” try to find out which of it is your internal harddisk (e.g. “cat /sys/class/scsi_disk/a:b:c:d/device/model” If you have more than one harddisk add another line for each of them.

Then make it executable (“chmod +x filename”
At the next shutdown it should park the hd heads.

Sumbernya didapat dari SINI