TV TUNER HYBRID MURAH

Tadinya gue cuma mau beli USB TV Tuner analog saja. Karena selain siaran televisi digital sudah tidak ada di area Jabodetabek, harga TV Tuner Hybrid (analog & digital) diatas Rp400.000. Sedangkan dana yang gue anggarkan hanya Rp200.000.

Ketika gue pergi ke Dusit Mangga Dua, gue disodori Gadmei UTV380 seharga Rp195.000. Eh pas gue perhatikan, kok ada tulisan “hybrid”. Lho? Gue tanya ke penjualnya lagi untuk memastikan. Takutnya dia salah memberikan harga.

Dan dia tetap bilang harganya memang segitu. Wah senang banget gue. Tadinya gue pikir cuma bakal dapat TV Tuner analog, ternyata dengan uang kurang dari Rp200.000 bisa mendapatkan TV Tuner hybrid. *hore*

Sayang siaran televisi digital sudah nggak ada. Kapan ya diadain lagi?

BELI WD ELEMENTS

Terlalu banyak berkas-berkas di laptop yang harus di backup. Capek kalau harus memindahkannya kedalam bentuk DVD. Makanya gue memutuskan untuk membeli sebuah harddisk external. Kebetulan sedang berlangsung pameran komputer di JCC.

Cukup membingungkan untuk memilih merk yang bagus (tahan lama). Karena banyak sekali merk yang beredar. Setelah bertanya ke beberapa teman, tadinya pilihannya jatuh ke Fujitsu atau Hitachi.

More

Kapasitas Baterai Laptop

Hik hik, kapasitas baterai laptop gue tinggal 6%. Ketahuan secara detail setelah gue meng-install Ubuntu Lucid Lynx. Sebenarnya sebelumnya, ketika memakai Windows, sudah ketahuan sih. Soalnya baru dipakai 5 menit, sudah harus di charge baterainya. Tapi nggak dikasih tahu oleh sistem operasinya

Kamera Digital Baru

Akhirnya kemarin, gue beli kamera digital baru. Walaupun yang kebeli bukan kamera Fujifilm Finepix S5800 yang gue idam-idamkan. Karena memang ternyata kamera tersebut sudah tidak diproduksi.

Alternatif pengganti adalah Canon A2000 IS. Yup, it’s compact not prosumer. Kenapa gue memutuskan membeli compact camera karena bujet gue hanya 2.1 juta. Dengan bujet segitu, hanya ada 2 pilihan prosumer. Fujifilm dan Kodak. Tetapi karena Fujifim yang gue incar sudah tidak diproduksi dan Kodak sering mendapatkan review yang jelek, ya sudah beli compact camera saja.

Depan

Belakang

Yang menjadi pertimbangan gue memilih Canon A2000 IS adalah:

  1. 6x Optical Zoom. Cukup besar zoom-nya untuk sebuah compact camera. Sebenarnya ada saingan dari Panasonic TZ2 yang memiliki 10x optical zoom, tapi ada beberapa alasan sehingga gue nggak memilihnya.
  2. Kualitas gambar wokeh banget. Hampir semua situs yang gue baca memuji kualitas gambar dari kamera ini.
  3. Dua baterai AA. Murah dan mudah didapat.
  4. Hemat energi. Belum gue buktikan sih. Tapi beberapa reviewers ngomong begitu.

Tadi gue sudah sempat jepret-jepret beberapa gambar. Keren banget. Optical Image Stabilizer-nya mantap. Dan yang pasti, kali ini gue bisa jepret dengan bebas. Soalnya kapasitas penyimpanannya bisa lebih dari 1000 foto! Beda dengan kamera jadul gue Fujifilm Finepix A205s yang hanya bisa menyimpan 25 foto. hehe..

Bingung Memilih Kamera

Gue lagi pengen beli kamera digital yang punya fasilitas zoom yang besar. Sejauh ini ada 2 kamera yang menjadi pertimbangan. Ada Fuji FinePix S5800 dan Kodak EasyShare Z812 IS.

Masing-masing mempunya kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Fuji FinePix S5800

Fuji FinePix S5800

Kelebihan:

  • Harganya yang sangat terjangkau, kurang lebih Rp. 2  juta
  • Kualitas gambarnya lebih bagus daripada Kodak EasyShare Z812 IS

Kekurangan:

  • Optical zoom-nya “hanya” 10x
  • Memakai baterai AA 4 buah

Kodak EasyShare Z812 IS

Kodak EasyShare Z812 IS

Kelebihan:

  • Optical zoom-nya 12x
  • Memakai baterai lithium

Kekurangan:

  • Harganya lumayan mahal, sekitar Rp. 2,9 juta
  • Kualitas gambarnya kalah dengan Fuji

Sebelumnya, gue lebih condong memilih Kodak. Tapi gara-gara harganya yang lebih mahal dari Fuji, trus baterai Fuji yang tadinya gue pikir merupakan kekurangan, dipikir-pikir lagi malah bisa jadi kelebihan Fuji. Hmm…

Tapi yang penting ngumpulin duit saja dulu yah. hehe.

Malam Mingguan

Capek euy. Beberapa jam yang lalu baru sampai di rumah. Pegel-pegel nih badan. Jalannya macet banget. Padahal sudah malam tapi kok masih macet. Parah!

Wah, asik dong yang habis pergi malam mingguan. Cie cie cie..

Ha ha ha. Asik apanya? Memang sih gue habis malam mingguan. Tapi malam mingguannya nganterin bonyok ngelayat ke tempat guru bokap gue yang tadi siang meninggal dunia. Lokasinya ada di daerah deket kampus lama Universitas Bina Nusantara. *hu hu hu, jadi inget seseorang*. Berhubung bonyok nggak tahu lokasinya, tadi ketempat saudara gue dulu yang ada di Kebon Jeruk. Dia juga murid dari guru tersebut.

Nah sehabis ngejemput langsung deh menuju ke lokasi. Pas sampai dideket kampus lama Binus, ternyata macet parah banget. Argg, sebel gue. Panjang banget macetnya. Yang seharusnya jarak ditempuh cuma 10 menit, gue harus menempuh 1 jam!!!

Untung pas pulangnya nggak macet.

Taksi ada TV-nya

Pas lagi macet, gue lihat kesebelah kanan. Terlihat sebuah cahaya, eh ternyata itu televisi. Dalam hati ngomong, “asiknya”. Tapi gue perhatikan lagi, lho itu kan taksi. Wah hebat banget, sekarang ada taksi yang menyediakan fasilitas televisi di mobilnya. Nama taksinya adalah TRANS CAB. Mobilnya warna kuning.

Trans Cab

Kalau dipikir-pikir, argonya gimana yah? Maksud gue, jangan-jangan gara-gara keasikan nonton, penumpangnya nggak memperhatikan argonya. Kan siapa tahu argonya nggak benar.

Sammiaji

Masih sambil nunggu macet, iseng dengar pembicaraan nyokap dengan saudara di kursi belakang. Ada sebuah kata yang langsung teringat dengan teman gue. Saudara gue itu nyebut tentang kata “Sammiaji” yang artinya “Orang yang sabar”. Nah kata itu sama dengan nama teman kuliah gue.

Dan memang sesuai lho nama tersebut dengan sifat teman gue itu. Teman gue itu orangnya sabar, ramah, suka senyum, perkataannya halus dan ganteng. Apa kabarnya ya tuh anak?

POM Bensin baru

Sekalian pulang, nggak lupa nyobain POM Bensin baru. Lokasinya ada di Pesanggrahan, deket sama SD gue dulu. Tadi bokap gue bertanya ke petugasnya dan katanya baru 3 hari buka. Sebenarnya sih POM Bensin ini sudah lama berdirinya tapi kemudian diperbaharui. Dan sekarang jadi bagus banget. Pelayanannya ramah banget. Mungkin karena masih baru. he he he. Mari kita lihat berapa lama keramahan itu akan bertahan.

POM Bensin baru

Previous Older Entries