Sebelum Kembali Diet

Sudah beberapa minggu ini diet gue terbengkalai. Pola makan kacau. Begitu juga dengan olahraga yang angin-anginan. Jadi nggak heran kalau berat gue naik sekilo.

Besok gue berencana untuk kembali diet. Tapi sementara ini, gue menghabiskan es krim Conello yang ada di kulkas. Biar besok nggak mengganggu program dietnya. Sekalian dipuas-puasin lah. He he.

Gemuk Deh

Dua hari ini makan KFC Super Komplit (Rp15.000). Enak tapi semuanya bikin gemuk. Nasi, minuman, ayam dan es krim. Yang sehat cuma dompet doang. Ditraktir sih.

Ada Juga Yang Sadar, Akhirnya

Barusan gue berkunjung ke rumah saudara gue yang ada di Serpong. Ada surat yang harus diantar kesana. Males sebenarnya. Ngantuk. Tapi kayaknya penting. Jadi ya harus kesana deh.

Sesudah sampai disana, duduk-duduk sebentar sambil makan kue. Cuma satu biji. Terus saudara gue keluar. Pertama-tama nggak ada komentar apa-apa dari dia. Eh pas ngobrol-ngobrol, dia nyeletuk, “lho abang (panggilan gue) kok kurusan?”.

Wah, komentar yang terduga. Komentar yang gue tunggu-tunggu selama ini. Akhirnya ada juga yang berkomentar.

Abis itu gue jawab saja, “iya, abis sedot lemak”. Hi hi hi. Pengen bilang diet. Tapi saat itu lagi rame. Pasti kalau gue bilang lagi diet, jadi bahan pembicaraan. Jadi ya gue jawab saja dengan becanda.

Ah… sekarang gue mau menikmati dulu momen ini.

Beli Kwaci Dan Teh

Akhirnya gue jadi juga beli kwaci. Dan yang gue beli kwaci bunga matahari. Karena setelah gue blog walking, katanya kwaci ini berkhasiat. Apalagi kata temen gue, Andreiarshavin, kwaci yang putih ada bahan pengawetnya. Awas lho ndrei, kalau ternyata salah. He he he.

Karena pilihannya hanya satu, gue ambil kwaci produk Re-Bo ini (Rp7000-an). Sudah kebayang saja rasanya yang nggak enak. Eh setelah gue coba di rumah, ternyata enak juga rasanya. Kalau kwaci yang putih, rasanya asin. Sedangkan kwaci yang gue beli ini rasanya rada manis. Lumayan lah.

Tapi cara makannya yang nggak enak kalau makan kwaci bunga matahari. Kalau digigit, gampang hancur kulitnya. Jadi harus pakai dua tangan. Sedangkan kalau makan kwaci yang putih, gue bisa makan pakai satu tangan saja.

O iya, gue beli kwaci kan biar bisa sebagai makanan buat ngemil kalau malam hari. Biar gue nggak makan nasi. Eh ternyata nggak ngefek. Tetap saja gue nyuil-nyuil makanan yang ada di meja makan. Parah!

Beli teh juga

Gue kemarin beli teh juga. Iseng saja sih. Rada segan juga beli di Hero kalau cuma beli kwaci doang. Setelah muter-muter, gue memutuskan beli Laxing Tea (Rp9000-an). Teh ini buat memperlancar buang air besar. Yang lebih bikin gue tertarik buat beli adalah karena rasanya yang kelihatan unik. Yaitu rasa Vanilla. Jarang-jarang teh rasa vanilla.

Setelah gue coba, nggak terasa tuh rasa vanillanya. Tapi memang ada efeknya sih ketika buang air besar.

Setengah Perjalanan Terlewati

Barusan gue menimbang berat badan. Ternyata berat gue turun lagi. Kepala angka berat gue sebentar lagi berubah! Senangnya. Ha ha ha ha….

Berarti sudah setengah perjalanan terlewati. Sejauh ini gue sudah berhasil menurunkan berat sebesar 5 kg. Jadi tinggal 5 kg lagi berat yang harus gue lenyapkan. Mudah-mudahan bisa tercapai di akhir bulan Februari ini. Amin!

Sempat nggak mengira bisa tercapai. Karena beberapa hari ini gue sakit. Sekarang juga masih terasa sakit. Tapi sudah mendingan. Berhubung sakit, gue makannya kembali banyak. Ya nggak banyak-banyak amat sih. Apalagi dibanding sebelum diet. Untungnya, berat gue masih bisa turun.

Btw, target turun 10 kg hanya target sementara saja lho. Sebenarnya kalau target turun 10 kg ini tercapai, gue rencananya pengen bisa turun lagi, setidaknya berat gue sama dengan berat sewaktu jaman gue SMU dulu. Yang berarti gue harus menurunkan berat 10 kg lagi (jadi totalnya 20 kg).

Alasan gue pengen turun 10 kg dulu adalah biar gue bisa berenang. Lho maksudnya?

Dengan turun 10 kg, setidaknya gue nggak terlalu gendut. Rasanya memalukan banget dengan badan yang berlemak ini berenang di tempat umum. Ah.. gue sampai nggak berani membayangkannya. Serem…

Pokoknya kalau nanti target awal tercapai, gue bakal berenang secara rutin, olahraga lainnya rutin (sit up, push up, jalan kaki) dan diet ketat. Pokoknya yang kenal sama gue, bakal pangling nantinya. Hua hua hua *lagi menghayal*

Sial, pas gue lagi nulis blog ini, eh nyokap bawa makanan, mie goreng, kwetiaw dan nasi goreng. Argggg, cobaan…

Sakit Karena Diet?

Hidung meler terus. Kepala pusing. Demam. Batuk. Pokoknya jadi satu lah semuanya. Gue sudah merasakannya dari kemarin sih sebenarnya. Tapi gue bandel hari ini. Gue tetap keukeuh olahraga plus diet. Akhirnya tambah parah deh.

Tadi pas pulang dari Taman Suropati, gue juga kayaknya kena darah rendah. Tangan dan kaki gue gemetaran. Trus keluar keringat dingin. Untungnya pas sampai di rumah, ada yang pesen Pizza Hut. Langsung gue santap 2 potong. Satu saja sudah kenyang. Tapi gue masih gemetaran, ya gue makan satu lagi. Trus gue minum Panadol. Abis itu minum vitamin C.

Untuk sehari ini gue lupakan diet dah. Soalnya benar-benar lemas sekarang. Di samping gue juga ada Teh Panas, lebih tepatnya mendidih.  Jadi untuk sementara belum gue minum.

Sekarang demam dan pusingnya sudah berkurang. Hidung doang yang masih meler terus.

Previous Older Entries