• scissors
    January 7th, 2009AudiBandung

    Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

    Ini adalah seri terakhir dari Bandung Undercover 2008 yang fenomenal. hua ha ha. Tempat terakhir yang gue kunjungi adalah kos-kosan gue. Sebenarnya gue pernah beberapa kali pindah kos. Tapi yang paling nyaman adalah kosan gue yang terakhir. Jadi hanya kesana tujuan gue.

    Untuk mencapai kosan gue dari Masjid Salman ITB lumayan jauh. Mungkin sekitar 5 kali jarak Unpad – Masjid Salman. Tapi nggak apa-apa. Karena sudah istirahat dan minum yogurt. Jadi fit lagi kondisinya. Walaupun kaki rada sakit (melepuh). Sepanjang perjalanan, banyak sekali orang jakarta yang berbelanja. Karena memang disepanjang jalan Juanda ini banyak factory outlet.

    Simpang Dago

    Read the rest of this entry »

    Tags: ,
  • scissors
    January 6th, 2009AudiBandung

    Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

    Lokasi Masjid Salman ITB dengan Unpad nggak terlalu jauh. Cuma butuh sekitar 10 sampai 15 menit berjalan kaki. Setelah sampai disekitar Masjid Salman, sebelum sholat Dzuhur, gue menuju ke Bank Muamalat dulu buat nyumbang ke MER-C. Sehabis dari Bank, baru gue sholat di Masjid Salman. Pas dalam perjalanan tersebut ada anak kecil perempuan yang naik kuda. Kelihatannya senang banget. Serius gitu. hehe.

    Btw memang dideket Masjid Salman ini, banyak penyewaan-penyewaan kuda. Tapi kayaknya khusus anak kecil. Soalnya kuda-kudanya itu pada kurus. Nggak tega kalau dinaikin sama orang dewasa. O iya, ada satu lagi. Ternyata di Bandung, pembajakan sudah marak lagi. Dulu sempat hilang pembajakan CD musik, CD program dan CD game.

    Masjid Salman ITB

    Read the rest of this entry »

    Tags: , ,
  • scissors
    January 5th, 2009AudiBandung

    Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

    Nggak banyak yang berubah pas gue sampai di kampus tercinta, Unpad (Dipati Ukur), dilihat dari luar. Masih banyak penjual-penjual makanan di trotoar samping Unpad. Sebenernya mau makan gorengan langganan. Tapi sayangnya tutup. Ibu penjual gorengannya dulu baik sama gue. Suka dikasih lebih tiap kali gue beli. Maklum, langganan. Tiap hari selalu beli gorengan. Sampai sering dibecandain sama temen. “Udah beli gorengan we?” atau “Dicariin tuh sama ibu gorengan!” hehe.

    Ada juga langganan gue yang lain. Dan langganan gue yang ini, pada hari itu masih buka. Yang jadi langganan gue yang satu ini adalah pecel lele. Kayaknya ibu pecel lelenya masih inget sama gue. Tapi berhubung gue masih kenyang gara-gara habis makan Nasi Bakar, ya akhirnya gue lewatin aja warungnya. Enak juga nih. Terutama yang bikin enak adalah sambalnya. Pak Bondan kudu kesini nih. Dulu gue suka mesen pecel lele. Sebenarnya sih pengen pecel ayam. Tapi berhubung lebih murah pecel lele, ya gue belinya pecel lele. Maklum kantong mahasiswa sih. Mahasiswa kere. huahua.

    Read the rest of this entry »

    Tags:
  • scissors
    January 5th, 2009AudiBandung, Kuliner

    Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

    Berhubung didepan gerbang Gedung Sate ada pengumuman yang tidak memperbolehkan orang yang tidak berkepentingan untuk masuk/lewat, akhirnya gue harus memutar untuk bisa sampai ke bagian belakang Gedung Sate. Lagian gara-gara ada demo tadi, maka penjagaan di Gedung Sate lumayan ketat.

    Ketika gue berjalan disepanjang trotoar sekitar Gedung Sate, gue lihat banyak banget sampah. Selain sampah di trotoar, ada juga sampah di got. Dan yang paling parah, ada tikus mati di trotoar. Wuih, kotor banget sih. Padahal lokasinya masih disekitar gedung pemerintahan lho. Gimana ditempat lain yang jauh dari situ. Pasti lebih parah!

    Sampai di belakang Gedung Sate terlihat banyak pedagang makanan dan minuman yang jualan selain Nasi Bakar. Dan gue lihat disana ada juga yang jualan sop buah. Wah kebetulan nih. Tadi kan nggak sempet beli sop buah di foodcourt-nya BEC. Tapi ntar deh belinya. Soalnya gue lihat cukup banyak yang ngantri Nasi Bakar. Takut nanti nggak kebagian.

    Read the rest of this entry »

    Tags: ,
  • scissors
    January 4th, 2009AudiBandung

    Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

    Melanjutkan cerita sebelumnya. Setelah dari BIP rencananya gue mau makan. Jam menunjukkan jam 13.00an. Perut sudah keroncongan. Apalagi ngeliat orang yang lagi makan direstoran-restoran yang ada di sepanjang BIP.

    Rencananya gue mau makan ke Nasi Bakar yang ada di belakang Gedung Sate. Kenapa gue mau makan disana? Soalnya tempat makan tersebut pernah masuk di acara Wisata Kuliner-nya Pak Bondan. Apalagi tempat itu juga mendapatkan predikat “maknyus” dari beliau. Dan sepertinya sih kelihatannya memang enak.

    Berarti kalau mau ke Gedung Sate, rutenya adalah lewat jalan Juanda. Sepanjang jalan Juanda, seperti yang gue tonton di TV, macet! Tapi menurut gue nggak terlalu parah. Sejak dulu memang selalu macet jalan ini. Makanya kalau bawa kendaraan pribadi, gue nggak pernah lewat sini.

    Read the rest of this entry »

    Tags: ,
  • scissors
    January 4th, 2009AudiBandung

    Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

    Akhirnya sampai juga di Bandung. Wah benar-benar berasa banget perbedaan cuaca disana dengan di Jakarta. Dingin euy! Seger banget rasanya.

    Setelah turun dari kereta, langsung saja gue memutuskan buat menuju BEC. Seperti biasa, gue jalan kaki. Rutenya melalui Cicendo. Btw, waktu awal-awal kuliah di Unpad, gue pernah nge-kos deket-deket sini. Gue nge-kos di rumahnya temen SMU. Temen gue itu namanya Ginanjar. Letaknya itu tepat diseberang Sekolah Luar Biasa. Tadinya mau gue jepret tempatnya tapi berhubung lagi ramai, gue urungkan niat gue itu.

    Read the rest of this entry »

    Tags: , ,
  • « Older Entries