Gelas Air Mineral

Tadi pagi distasiun kereta api, nunggu kereta Ciujung, ada 2 orang didepan gue yang sedang mengobrol. Salah satunya pemulung yang sedang mengumpulkan gelas air mineral bekas.

Dari hasil nguping tadi, gue jadi tahu harga gelas air mineral bekas. Satu kilo gelas dihargai Rp. 5000. Harganya sih berfluktuasi. Sempat menyentuh Rp. 8000 dan juga Rp. 2000. Dan satu kilo gelas, isinya sekitar 100 buah.

Kata si pemulung, “yang penting halal”.

Yup, gue setuju!

Ubuntu dan Evolution

Kemarin gue menginstall Linux di laptop bokap. Linux yang gue install adalah Ubuntu. Gue putuskan buat menginstall linux soalnya males banget berulang kali ngurusin virus, virus dan virus.

ubuntu-logo1

Cuma perlu 30 menit, mungkin kurang, waktu yang dibutuhkan untuk memasang Linux di laptop bokap. Nggak perlu install driver, nggak perlu install berbagai aplikasi-aplikasi (office productivity, browser dan sebagainya).

Sayangnya pas gue mau mengatur email client, bokap lupa password emailnya. Dan akhirnya baru tadi ketemu password-nya.

Evolution

Setelah ketemu password-nya, langsung saja tadi gue melakukan pengaturan email client. Email client yang dipakai adalah Evolution. Nggak ada alasan penting. Gue pakai itu soalnya sudah disediain sama Ubuntu.

Beda dengan Thunderbird, pengaturan email buat Gmail di Evolution, tadi sedikit membuat gue bingung. Soalnya nggak ada pilihan untuk mengatur port POP dan SMTP.

Ternyata gue baru tahu, port POP dan SMPT kudu dimasukin secara manual. Jadi port-nya itu dimasukkan disebelah alamat email. Begini caranya:

port POP
alamat_email@gmail.com:995

port SMTP
alamat_email@gmail.com:465

Selesai deh. Tadi bokap sudah bisa email-emailan lagi tanpa perlu takut kena virus.