-
December 31st, 2008CurhatNggak sabar menunggu pagi nih. Soalnya nanti pagi rencananya mau ke Bandung. Kali ini nggak naik bis, tapi naik kereta api ke Gambir. Naik kereta Parahyangan yang bisnis. Selain sudah lama nggak naik kereta api, saat ini harga tiket kereta api lebih murah (kayaknya) dari bis Primajasa. Dulu sewaktu masih kuliah, harga tiket kereta Rp. 20 ribu dan tiket bis Primajasa cuman Rp. 10 ribu. Tapi sekarang perbedaannya jauh. Kereta api Rp. 25 ribu dan bis Primajasa (kayaknya) diatas Rp. 50 ribu. Terakhir gue naik bis sih harganya Rp. 30 ribu (tahun 2004).
Nonton berita di Metro TV yang lagi meliput keadaan kota Bandung. Dan sepertinya keadaan diatas yang bakalan gue alami nanti. Macet macet dan macet. Tapi nggak apa-apa. Soalnya memang gue rencananya nggak mau naik angkot. Trus? Gue rencananya mo jalan kaki. Lagian gue sudah biasa dulu kemana-mana kalau di Bandung selalu jalan kaki.Dah ah. Sekarang mau tidur dulu. Biar nggak telat bangun. Nggak lucu kan kalau besok sampai ketinggalan kereta. *tapi kayaknya itu bakalan lucu buat pembaca blog ini, hehe*
Selamat tidur!
Tags: Bandung, parahyangan -
December 29th, 2008Curhat
Selamat Tahun Baru Hijriah
Selamat tahun baru! Sejujurnya, nggak berasa kalau hari ini adalah tahun baru 1430 Hijriah. Soalnya tahun baru kali ini berdekatan dengan tahun baru 2009 Masehi. Apalagi tahun baru (Masehi) kali gue punya rencana yang membuat gue menunggu-nunggu hari H tersebut. Jadi tahun baru kali ini gue nggak dirumah. Hore!
Apa sih tahun Hijriah?
Yang gue tahu, tadinya, tahun Hijriah adalah peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah yang kemudian dijadikan patokan tahun pertama perhitungan Kalender Hijriah. Dan tadi gue iseng-iseng browsing ke Wikipedia dan menemukan info yang baru buat gue. Tapi mungkin kalian sudah tahu. Ternyata Kalender Hijriah itu perhitungannya berdasarkan peredaran bulan. Kalau Masehi kan berdasarkan peredaran matahari. Kalau tahun Hijriah berjumlah 354 hari sedangkan Masehi 365 hari. Makanya, ketika kalender di rumah menggunakan kalender Masehi, terlihat sepertinya hari-hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, Tahun Baru dan lain-lain sepertinya berpindah-pindah terus.
Geram
Tapi tahun baru kali ini nggak terlalu bikin gue senang. Tadinya sih senang banget. Gara-garanya nonton berita di Metro TV yang berisikan gambar-gambar hasil serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Yang bikin gue shock adalah ketika diperlihatkan gambar sebuah kantor polisi sehabis di bom, di halaman luarnya bergelimpangan polisi-polisi Palestina. Ada polisi yang kakinya terpisah. Trus ada polisi yang tergeletak dan masih sempat mengucapkan 2 kalimat syahadat. Bikin gue marah dan sedih.
Duh bingung juga mau nulis apa. Yang pasti sih gue sangat nggak setuju banget, APAPUN ALASANNYA, melakukan tindakan yang mengakibatkan orang-orang yang nggak berdosa menjadi korbannya. Dan ketidak setujuan ini nggak hanya kepada peristiwa ini saja tapi juga apa yang telah dilakukan oleh Hamas dengan rudal-rudalnya.
Yang pasti, rencananya gue mau nyumbang uang. Mungkin ke salah satu organisasi, seperti Mer-C, Kispa atau Bulan Sabit Merah. Tapi kayaknya sih ke Mer-C. Setidaknya ini yang bisa gue lakukan sebagai sesama manusia dan sesama saudara muslim.
Tags: gaza, hijriah, israel, palestina, tahun baru -
Monas
3
December 29th, 2008CurhatSehabis memesan tiket kereta Parahyangan di Gambir, rencananya sih langsung pulang. Tapi pas lagi jalan, gue liat Monas lagi ramai banget. Hmm.. kayaknya nggak ada salahnya masuk ke dalam sekaligus ngambil beberapa gambar. Lagian lewat Monas bisa juga menuju ke terminal busway.
Ternyata Monas sudah jauh lebih bagus. Sudah rapi dan cantik. Banyak pohon-pohon. Ada juga kolam. Sebenarnya sudah sering lihat dari luar. Tapi beda banget kalau lihatnya dari dalam. O iya, berhubung lumayan luas wilayahnya, disediakan juga mobil gandeng. Dan gratis. Sebenarnya tadinya gue kira harus bayar. Tapi gue lihat di tv, setelah dari Monas, bahwa untuk menggunakan bis itu nggak bayar. Pantes aja, gue nggak lihat loketnya. hehe.
Wow antriannya! Kaget gue pas sampai didepan monumennya ngeliat antrian orang yang mau masuk dan naik keatas. Kalo diingat-ingat, kayaknya gue nggak pernah naik keatas deh. Mungkin lain kali. Ternyata Monas masih ada dan bahkan banyak peminatnya. Nggak seperti yang gue kira sebelumnya.
Kapan ya terakhir kali gue ke Monas? Kalau nggak salah sih, terakhir kali kesana sewaktu masih SD. Wah dah lama juga. Btw dulu di Monas ada Taman Ria Monas. Tahu? Jadi kayak Ancol gitu. Banyak mainan kayak Boom Boom Car, Komedi Putar dll. Cuman kayaknya gara-gara kalah bersaing sama Ancol akhirnya tutup.
Kira-kira, ada nggak yah orang Jakarta yang sampai sekarang belum pernah ke Monas? hehe.
Tags: mobil gandeng, monas -
December 26th, 2008CurhatBalita itu lucu. Kayaknya nggak ada yang namanya balita tapi nggak lucu. Melihat tingkah laku mereka itu seringkali bikin gue ketawa. Seperti Faisal, biasa dipanggil Pa-iz. No no no. Dia bukan anak gue. Jangan ngegosip dong ah! Dia itu anaknya pembantu di rumah gue. Umurnya itu.. wah gue nggak inget. Yang pasti sih belum berumur 5 tahun.

Anaknya tuh lucu banget. Kalau lagi nonton tv, mulutnya selalu kebuka. Dan kalau nyokap gue ngeliat, suka ditutupin sama tangan nyokap, mulutnya. Trus saat ini dia lagi suka pake celana jean pendek yang rada kedodoran. Yang kayak rapper itu. Pasti bakalan teriak-teriak kalau disuruh ganti celana dengan yang lain. hehe. Yang lucu lagi kalau ngeliat dia lagi marah. Ngomong aja nggak jelas dah bisa marah. Orang yang denger malah jadi ketawa. hihi. Dan yang gue suka, dia selalu inget gue kalau dapet makanan. Pasti langsung ketok-ketok kamar gue kalau dapet Yakult atau Snack.
Tapi sayangnya anak itu lebih sering bikin kesel, stres dan gregetan. Suka teriak-teriak. Kalau ke kamar gue sering corat-coret (apa aja). Suka pencet-pencet barang-barang eletronik gue. Suka kentut sembarangan. Pokoke nggak bisa diem deh.
Paiz.. Paiz… hehe..
Tags: faisal, paiz -
December 26th, 2008Curhat
Seperti yang sudah gue rencanakan kemarin. Hari ini gue menuju ke Gambir buat pesan tiket Parahyangan. Sempat berpikiran nggak bakalan dapat tiket. Tapi cuek aja lah. Hitung-hitung menikmati jalanan yang lengang yang jarang bisa dinikmati di hari biasa. Lagian, walaupun seandainya nanti nggak dapat tiket, beli tiket tanpa tempat duduk pun nggak akan jadi masalah. Sudah biasa sih dulu. hehe.
Sampai di Gambir, cukup kaget. Ternyata yang mengantri pesan tiket banyak buangett! Trus gue lupa bawa pulpen pula. Btw penting tuh bawa pulpen kalo mau pesen tiket. Dan keliatannya banyak juga yang nggak bawa pulpen. Soalnya banyak yang celingak-celinguk nyari orang yang bawa pulpen (termasuk gue). Lucu juga, hihihi. Akhirnya ada mbak-mbak berbaju pink yang megang pulpen sedang ngeliat layar monitor yang memperlihatkan sisa kursi yang tersedia. Langsung gue pinjem sama dia. Thanx ya mbak.
Setelah mengisi formulir pemesanan tiket, langsung gue ngantri. Cukup lama. Mungkin sekitar satu jam gue ngantri. Akhirnya sampai juga giliran gue yang mesen. Dag dig dug. Takut nggak dapet tiket. Apalagi gue pesen PP. Eh ternyata masih ada kursi yang kosong. Hore! Finally, I’ve got the ticket!
O iya, mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa gue ke Bandung pakai kereta api? Kan pakai bis lebih cepat. *walaupun nggak ada yang tanya, tetep gue jawab hehe* Ok, ini jawabannya:
- Sudah lama nggak naik kereta api kalau ke Bandung
- Kemungkinan Tol Cipularang bakalan macet
- Langsung sampai di Dago (ya setidaknya nggak jauh lah sama Dago). Kalau naik bis Primajasa kan harus turun di Terminal Leuwi Panjang yang lumayan jauh.
- Dan alasan yang paling besar adalah ternyata tiket kereta itu sekarang murah banget. Cuman Rp. 25 ribu! Kalau nggak salah, gue denger-denger naik bis Primajasa harganya Rp. 60 ribuan.
Itu dia alasannya. Hehe. Maklum OGI.

Dibawah ini ada beberapa foto suasana di loket pemesanan tiket Gambir.
Saat menulis blog ini, gue sambil nonton TV. Tadinya nonton “Superman Return”. Eh ternyata garink banget. Akhirnya nonton filmnya Arnold Schwarzenegger “Jingle All The Way”.
Tags: gambir, tahun baru, tiket -
December 25th, 2008InternetPantesan aja beberapa hari ini, gue kesulitan buat ngakses situs image editing online, Picnik. Ternyata laptop gue belum di upgrade flash playernya ke versi 10. Makanya kok berasa lambat banget loading ke situsnya. Padahal buat ngakses ke situs lainnya lumayan cepet.
Baru nyadar setelah gue nyobain ngakses pakai laptopnya temen gue. Loading Picnik cepet. Padahal dengan menggunakan akses internet yang sama. Usut punya usut, gue perhatiin di halaman utama Picnik, ada banner yang menganjurkan mengupgrade ke Flash Player 10. Hmm.. mungkin ini yang menjadi penyebabnya selama ini.
Eh ternyata bener. Setelah gue download dan install flash player 10, ngakses Picnik jadi cepet! Hore! Mungkin ada temen-temen mengalami hal yang sama? Bisa jadi upgrade ke flash player 10 adalah solusinya.
Tags: flash player 10, picnik












Recent Comments