Blokir, Blogger dan Roy Suryo
Beberapa hari yang lalu, pengguna dunia maya di Indonesia diributkan oleh 2 buah masalah, yaitu tentang pemblokiran terhadap situs-situs penyedia film Fitna dan juga tuduhan Roy Suryo terhadap blogger.
Pemblokiran situs
Berawal dari beredarnya film Fitna di Internet yang menyinggung perasaan umat Islam. Dengan maksud melindungi keharmonisan antar umat beragama, pemerintah kemudian meminta kepada penyedia internet untuk menutup akses berbagai situs dan blog yang menyediakan film tersebut. Situs-situs yang tidak bisa diakses lagi antara lain adalah Youtube, Multiply, MySpace dan lain-lain.
Sebenernya seandainya yang diblok hanya konten yang dilarang yang diblok, kayaknya masalah tidak akan sebesar ini. Tetapi ternyata malah seluruh isi dari situs tersebut yang diblok. Padahal isi situs tersebut tidak hanya berisi film Fitna. Kesannya kok pemerintah mau gampangnya aja. Padahal kan seandainya pemerintah ingin ngeblok film tersebut seperti yang ada di Youtube, [salah satu caranya] cukup dengan ngeblok url-nya aja.
Tapi kelihatannya Menkominfo, M. Nuh, mendengar keluhan masyarakat, sehingga saat ini situs-situs tersebut sudah bisa diakses.
Roy Suryo vs Blogger
Kalo yang ini, kayaknya bermula dari komentar Roy Suryo di Elshinta mengenai pengerusakan situs Depkominfo dan Golkar. Dia menuduh para blogger lah yang merusak kedua situs tersebut dan juga dia menuduh beberapa blogger sebagai blogger negatif, seperti blognya Priyadi dan Eko Juniarto.
Ini yang membuat para blogger kesal dengan berbagai tuduhan yang dilakukan oleh Roy Suryo. Tapi untunglah masih banyak yang berkepala dingin sehingga terciptalah pertemuan antara Roy Suryo dengan para blogger. Pertemuan yang diusulkan oleh Riyogarta ini, berhasil diselenggarakan di Universitas Budi Luhur pada tanggal 11 April 2008, jam 09.00-11.00. Dan juga bisa disaksikan secara streaming melalui Universitas Bina Nusantara. Hasilnya? Kayaknya sih masih ada [banyak?] yang kurang puas.
Rujukan
Minum Susu Enak
Musim hujan kayak gini bikin udaranya jadi dingin. Apalagi kalo hujannya malam hari, br..br…br. Biasanya udara di kamar panas, dan harus pake kipas angin. Tapi musim hujan tahun ini, sangat jarang saya menyalakan kipas angin.
Enaknya sih dingin-dingin kayak gini, ada yang nemenin. Berhubung masih jomblo ya mau gimana lagi [kasian deh, ada yang tertarik dengan saya?]. Trus saya mikir, uhmm… enaknya ngapain yah? TING! O iya, tante barusan ngasih MILO 3 in 1. Katanya, produk baru dari MILO ueennakk. Produk ini baru di luncurin di Malaysia. Btw tante kan berasal dari Kalimantan jadi deket sama Malaysia. Jadi produk Malaysia lumayan banyak yang beredar disana.
[Milo 3 in 1]
Slurp..slurp memang uennakkk euy. Dingin-dingin kayak begini trus minum yang hangat-hangat asik! Rasanya sih nggak terlalu beda sama MILO biasa. Cuman yang terasa banget ada Oat-nya. Lumayan lah. Apalagi gratis hi hi hi.
ORI
Sejak saya memulai investasi di Reksadana, rasa penasaran saya terhadap investasi semakin besar. Saya jadi sering mencari-cari informasi berbagai jenis investasi yang menarik. Dulu saya hanya mengenal Deposito. Setelah itu, saya mengetahui tentang Reksadana dari blog-nya Priyadi dan Nofie Iman. Lalu sekarang ada investasi yang menarik yang resikonya tergolong kecil jika dibandingkan dengan Reksadana, yaitu ORI (Obligasi Ritel Indonesia).
Apa sih itu ORI? ORI itu adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Intinya, pemerintah meminjam uang kepada kita. Dulu surat utang pemerintah ini hanya bisa dimiliki oleh perusahaan. Dikarenakan minimal pembeliannya yang sangat besar. Tetapi dengan diluncurkannya ORI, masyarakat bisa memilikinya karena terjangkaunya minimal pembelian.
Cara kerja ORI ini mirip dengan deposito. Anda akan mendapatkan kupon/bunga setiap bulan. Dan cara memilikinya pun sangat mudah. Bawa KTP/SIM, isi formulir dan bayar biaya materai saja.
Perbedaannya adalah ketika anda ingin mencairkannya sebelum masa kontraknya selesai, anda bisa menjualnya ke bursa saham. Yang artinya, ORI anda bisa naik/turun. Tergantung suku bunga Bank Indonesia. Ketika suku bunga BI naik, harga ORI akan turun. Begitu pula sebaliknya.
Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan ORI004. Bunganya 9,5% dan jangka waktu kontraknya 4 tahun. ORI004 sudah bisa dipesan sejak tanggal 24 Januari 2008 sampai 6 Maret 2008. Saya dengar, ORI004 ini banyak sekali peminatnya sehingga ada harus cepat jika ingin memilikinya. Karena pemerintah memberikan kuota.
Berikut ini ke-18 agen penjual ORI004:
- Mandiri
- BRI
- Trimegah Sekuritas
- Panin
- BII
- Citibank NA
- NISP
- BNI
- BCA
- Danareksa Sekuritas
- Danamon
- Bank Permata
- Bank Lippo
- Bukopin
- HSBC
- Bank Niaga
- Bank Mega
- Reliance Sekuritas
Kesalahpahaman NAB
Banyak kesalahpahaman terhadap NAB (Nilai Aktiva Bersih) suatu reksadana yang dilakukan oleh investor baru. Seperti yang pernah gue lakukan juga. Mereka mengira ketika akan melakukan pembelian/top-up, berpatokan terhadap NAB yang dipublikasikan oleh berbagai media pada hari itu. Padahal NAB yang dipublikasikan itu merupakan NAB kemarin.
Ceritanya begini, seandainya hari ini, Kamis, kita akan melakukan pembelian/top-up (sebelum jam 12.00) maka NAB hari kamis tersebut belum diketahui. Dikarenakan harus menunggu pasar saham selesai. Setelah itu, MI (Manager Investasi) yang mengelola Reksadana kita akan memberikan surat-surat transaksinya kepada Bank Kustodian. Bank Kustodian akan menghitung keuntungan/kerugian dari transaksi tersebut, kemudian baru bisa menentukan besar NAB hari kamis, yang akan diumumkan keesokan harinya (jumat).
Intinya adalah kita tidak akan mengetahui NAB ketika akan melakukan pembelian/top-up. Seandainya kita akan melakukan transaksi sebelum jam 12.00, maka kita akan mendapatkan NAB yang diumumkan keesokan harinya. Sedangkan kalo setelah jam 12.00, maka kita akan mendapatkan NAB yang akan diumumkan besok lusa.
RDC atau RDS?
Inilah yang menjadi alasan gue, kenapa lebih milih RDS (Reksadana Saham) daripada RDC (Reksadana Campuran).
Perhatiin deh grafik diatas. Terlihat bahwa ketika ketika indeks jatuh, baik RDS maupun RDC mengalami besar penurunan yang nyaris sama. Tapi ketika indeks naik, return RDS jauh meninggalkan RDC.
Padahal orang yang memilih RDC, kebanyakan adalah orang yang menginginkan resiko yang lebih rendah daripada RDS. Tapi ternyata resiko yang ada di RDC nyaris sama dengan RDS sedangkan return-nya jauh berbeda.
So, gue pilih Reksadana Saham!
Berinternet di Laptop via SE K510i
HORE!!
Akhirnya bisa juga ber-internet di laptop via ponsel Sony Ericsson K510i. Nggak sia-sia deh belinya. Soalnya selain gara-gara Samsung R220 gue emang udah rusak, gue pengen bisa ngenet pake ponsel.
Sempet bete karena gagal mulu tiap mau konek. Padahal kayaknya settingannya udah bener (secara manual). Trus gue baca, bisa juga disetting secara otomatis lewat SMS ke 3939 (IM3). Formatnya GPRS<spasi>MerkHP<spasi>TipeHP. Tapi gak tahu kenapa, pas dapet SMS, disuruh masukin passcode. Lho kok minta passcode? Nah disini gagalnya, gue nggak tahu passcode-nya.
Akhirnya ketemu juga caranya. Yaitu dengan memadukan panduan dari 2 blog. Yang pertama adalah cara mengaktifkan GPRS(WAP) bisa dapet di blognya mumtazanas. Dan yang kedua adalah mengatur settingan yang ada di Laptop yang bisa diliat di blognya dehagoblog.
Yang enaknya lagi, berhubung gue pake IM3, bisa milih cara penghitungannya. Mau pake time base atau volume base.
Tahapannya:
- Aktifkan dulu GPRS(WAP) lewat websitenya Sony Ericsson. Ikutin aja langkah-langkahnya. Nanti elo bakalan dikirimin SMS yang menanyakan apakah anda mau meng-install settingan tersebut. Pilih YES.
- Jalanin PC Suite Sony Ericsson. (cara install-nya ada di buku manual)
- Klik mobile connection wizard dan isi sesuai dengan kartu elo.
- Abis itu klik Connect
Settingan IM3
Name: “terserah elo”
APN: www.indosat-m3.net
Username: indosat@durasi
Password: indosat@durasi
nb= Ubah username dan password jadi “indosat” seandainya pengen perhitungan biayanya volume based
Makin Murah Aja Tarif Pulsa Ponsel
Wuih… kagum gue liat iklan di TV gara-gara makin banyak provider telepon seluler yang menawarkan tarif yang gila-gilaan murahnya. Bahkan ada yang sampai gratis. Seperti yang di tawarkan SMART, gratis telpon ke sesama SMART baik lokal maupun interlokal. Bahkan pelanggan pun malah diberi uang oleh provider seperti yang ditawarkan ESIA.
Enak banget yah kalo pacaran jaman sekarang. Ngobrol bisa sepuasnya. Lokal atau interlokal nggak ngaruh. Jarak jadi nggak terlalu berarti.
Jadi inget dulu sewaktu gue pacaran sama “dia”. Dulu berasa banget uang yang harus dikeluarin khusus buat komunikasi aja. Soalnya gue ngalamin yang namanya ‘long distance relationship’. Gue di Bandung dan dia di Depok. Inget banget pengalaman kudu ngantri ke wartel tiap jam 20.00. Kenapa jam segitu? Karena jam segitu tarif telepon lagi diskon. Walaupun diskon, tetep aja mahal. Ngobrol 5 menit aja bisa menghabiskan duit sekitar Rp. 5 ribu. Trus kalo kangen, berhubung pake IM3, bisa dua detikan. Soalnya IM3, 2 detik pertama gratis. Nggak tahu deh kalo sekarang.
Tapi nggak apa-apa sih ngalamin semua itu, jadi ada kenangan yang buat disenyumin… (walaupun senyumnya sendiri)
Reksadana, Akhirnya…
Jumat, 4 Januari 2008, gue iseng pengen beli produk reksa dana. Produk yang gue beli adalah produk dari Manulife. Nama produknya Manulife Saham Andalan (MSA). Gue beli ke kantor Manulife yang ada di German Centre, Serpong. Ada beberapa alasan gue beli produk dari Manulife, diantaranya:
- gak ada subscription fee
- minimum pembeliannya pun rendah (min Rp. 100 ribu)
- kantor Manulife deket ama rumah
- Manulife termasuk 3 besar pengelola dana reksadana
- bisa transfer lewat BCA
- NAB-nya masih kecil
Tertarik dengan reksadana sejak gue baca artikel tersebut di blog Mas Priyadi dan Nofie Iman. Ditambah lagi kebetulan juga gue ada duit nganggur. Setelah baca ternyata mudah untuk memiliki reksa dana. Tadinya mau ditaruh di deposito tapi kecil banget bunganya.
Pengalaman gue dalam membeli produk reksadana Manulife:
- Datangin kantor Manulife terdekat
- Isi formulir
- Transfer dana yang mau diinvestasikan
- Tunggu surat konfirmasi dari Manulife (sekitar 7 hari kerja)
Akhirnya…. gue jadi inverstor *hihihi*
Rekap
Ternyata sudah cukup lama gue nggak posting disini. Posting terakhir itu ya pas kemenangan spektakuler Kimi Raikkonen.
Gara-gara gue suka baca blognya Pak Budi Rahardjo, gue jadi semangat lagi buat nulis. Salut banget sama beliau yang bisa nulis di blog tiap hari dan bahkan bisa posting lebih dari satu artikel per hari.
Beberapa kejadian yang mau gue rekap:
Happy birthday babe!
Maaf ya, gue nggak sempet ngucapin selamat ulang tahun. Bukannya gue lupa lho. Elo ultahnya kan tanggal 15 November. Tuh nggak lupa kan. Penyebab gue nggak ngucapin adalah pas tanggal 15 itu, bokap gue masuk rumah sakit dan kudu segera di operasi. Jadi nggak sempet buat ngasih ucapan selamat. Ultah tahun lalu gue denger dirayain di Samudra yah. Uhmm… kira-kira tahun ini kemana yah?
Bokap di operasi
Tanggal 15 November kemaren bokap gue masuk rumah sakit di RS Internasional Bintaro. Dan kudu segera di operasi. Kata tante gue sih operasinya itu termasuk operasi kecil. Rada tenang juga gue dengernya. Tapi walaupun gitu, yang namanya operasi tetep aja serem kan. Bokap gue ada dirumah sakit sekitar 2 minggu lebih. Sekarang bokap sudah baekan. Rada lama sembuhnya soalnya bokap gue kena diabetes. O iya harga kamar kelas 1 di RS Internasional harganya Rp. 600 ribuan.
Kimi Raikkonen F1 World Champion 2007!
Musim balap 2006/2007 bener-bener musim yang seru banget. Juara baru bisa ditentukan pada seri terakhir di Interlagos, Brasil. Dan ada 3 pembalap yang bersaing menjadi juara. Bahkan yang akhirnya menjadi juara pun adalah pembalap yang mempunyai peluang paling kecil.
Akhirnya Kimi Raikkonen berhasil menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Sempat tertinggal cukup jauh di klasemen pembalap oleh Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, tetapi dia berhasil membalikkan keadaan di seri terakhir.
Padahal peluang Raikkonen sangat kecil. Karena selisih poin yang cukup jauh sehingga Hamilton cukup bermain aman dengan minimal finish di urutan ke-5. Tetapi berhubung Hamilton bersaing dengan Alonso, saingan terdekatnya, sehingga hal ini merugikan kedua pembalap itu sendiri. Pertarungan keduanya, membuat Lewis harus kehilangan waktu karena kalah bertarung dengan Alonso. Sedangkan Alonso sendiri tampaknya tidak memiliki mobil yang kompetitif pada hari itu karena langsung tertinggal jauh duo Ferrari.
Pokoke bener-bener seru!! Selamat buat Kimi Raikkonen! Dan mudah-mudahan musim selanjutnya lebih seru lagi. Gue berharap sih, Fernando Alonso pindah ke Renault. Soalnya Alonso cocok banget di Renault. Kalo hal ini bener terjadi, bisa dipastikan balapan F1 bakalan makin seru. Tiga pembalap top di 3 tim yang berbeda. Raikkonen di Ferrari, Fernando Alonso di Renault dan Lewis Hamilton di McLaren.
The Author
Keywords: G-lo My Lover Forever, Pemalu, Cupu, Fat, Garink, Pendiem, Man-U Fan, Soccer, Futsal, Tenis Meja, Kijang Limited, SE K510i, Internet, Computer, Indro Seafood, Bintaro-Depok, Unpad.
Calendar
May 2008 M T W T F S S « Apr 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
Blogroll
Categories
IHSG
Recent Comments
- keiko (Yang Guanteng): dr dulu bgt ak gg suka sama yang namany berita......
- Audi: Thanx infonya... Walah, ternyata gambar rute b...
- Rute Busway: Ada peta busway di www.rutebusway.com juga...
- Sewa Notebook: Selamat atas Notebook barunya. Salam...
- Audi: Minimal pembelian 5 juta (berlaku kelipatannya). ...
- dian: lumayan neh infonya. thx, tapi agak kurang lengk...
- Freddy Hernawan: asyik jd yang pertama :) btw, jadi pengen buat su...
- Dede Hendriono: Selamat mas, akhirnya walaupun didaerah yang tida...
- Audi: Lho, kok bro anas bisa muncul disini? Dan kok bis...
- anas fauzi rakhman: Selamat mas....!!...
